OKI Microline 320: Jejak Dot Matrix dan Formulir Rangkap

Dalam sejarah printer, perkembangan tidak selalu berarti mengganti teknologi lama dengan teknologi baru. OKI Microline memperlihatkan bagaimana dot matrix berkembang untuk pekerjaan yang membutuhkan formulir, kertas kontinu, dan salinan rangkap dalam sekali proses.

Keluarga ini juga menjadi contoh penting bahwa nama seri harus dibaca lengkap. ML320 awal, Microline 320 Turbo, dan Microline 320 Turbo Plus memiliki hubungan keluarga, tetapi tahun serta spesifikasinya tidak otomatis sama.

Printer dot matrix OKI Microline 320 Turbo dari halaman dukungan resmi OKI
Microline 320 Turbo, bukan ML320 awal tahun 1987. Foto: OKI Data Americas.

Dari ML80 ke seri 300

Dalam OKI Technical Review edisi April 2002, artikel The story of the Microline menelusuri asal keluarga ini dari kesepakatan memasok printer untuk Tandy/Radio Shack pada September 1978. ML80, model pertama Microline dengan kepala 7 pin, mulai dijual pada 1979.

OKI kemudian mengirim seri ML320/ML321 dan ML390/ML391 pada 1987. Pasangan ML320/ML321 menggunakan kepala 9 pin, sedangkan ML390/ML391 menggunakan 24 pin. Menurut catatan perusahaan tersebut, ML320/ML321 menjadi penjualan terbaik di antara kelompok yang dibandingkan dalam pembahasan seri 300 itu. Ini merupakan catatan OKI, bukan peringkat penjualan pasar Indonesia.

Rujukan sejarah: OKI Technical Review, halaman 96–98.

Mengapa pin dan pita cocok untuk formulir rangkap?

Dot matrix membentuk karakter dari titik-titik melalui pukulan pin pada pita tinta. Gaya mekanis ini dapat diteruskan melalui susunan formulir rangkap yang sesuai. Karena itu, satu pekerjaan cetak dapat menghasilkan lembar utama beserta salinannya, dengan batas yang ditentukan model dan media.

Alur pencetakan impact

Pin → Pita tinta → Lembar utama → Lembar salinan

Diagram Gasinko. Jumlah salinan mengikuti spesifikasi mesin dan ketebalan formulir.

Pekerjaan seperti ini berbeda dari mencetak beberapa lembar dokumen satu per satu. Pilihan teknologi mengikuti alur administrasi: apakah dokumen memerlukan salinan fisik serentak, atau cukup dicetak ulang.

Contoh perkembangan: Microline 320 Turbo Plus

Halaman resmi OKI Singapura mencantumkan Turbo Plus dengan kepala 9 pin, lebar 80 karakter pada 10 cpi, serta USB dan port paralel. Ethernet dan serial tercantum sebagai pilihan tambahan.

Kemampuan rangkap yang dicantumkan pada mode normal adalah satu lembar asli ditambah enam salinan, dengan ketebalan total di bawah 0,44 mm. Angka ini khusus Turbo Plus pada sumber tersebut, sehingga tidak boleh dipakai sebagai spesifikasi semua Microline 320.

Hal yang diperiksaMicroline 320 Turbo Plus
Kepala cetak9 pin
Lebar cetak80 karakter per baris pada 10 cpi
Sambungan standarParalel dan USB
Rangkap dalam mode normalAsli + 6 salinan; total di bawah 0,44 mm

Rujukan: spesifikasi Turbo Plus dari OKI Singapura. Model ini berada dalam bagian produk yang dihentikan pada situs regional tersebut.

Kecepatan dot matrix dibaca dengan cara berbeda

Pada halaman Turbo Plus, kecepatan ditulis dalam characters per second atau cps dan dibedakan menurut mode kualitas. Angka karakter per detik tidak bisa langsung disamakan dengan halaman per menit pada printer laser: jumlah karakter, jarak huruf, isi halaman, dan mode cetak ikut menentukan lamanya pekerjaan.

Pelajaran dari Microline

Microline mengingatkan kita bahwa manfaat printer tidak hanya diukur dari hasil foto atau ketajaman grafis. Penanganan formulir dan cara membuat salinan juga dapat menjadi alasan memilih suatu teknologi. Saat membaca perangkat lama, mulai dari nama model lengkap, jenis kertas, dan sambungan yang tersedia.

Untuk menelusuri keluarga dot matrix lain, baca Epson LX-300 dan LX-310, atau kembali ke koleksi Masa Lampau.

Pembaruan: 14 Oktober 2026. Disusun dari sejarah dan dokumentasi resmi OKI.