Epson LX-300 hingga LX-310: Jejak Dot Matrix untuk Formulir Rangkap

Keluarga Epson LX memperlihatkan bagaimana teknologi dot matrix tetap memiliki tempat di tengah perkembangan laser dan inkjet. Fokusnya adalah pencetakan berbasis pita dan kebutuhan formulir, termasuk dokumen rangkap.

Artikel ini menelusuri LX-300, LX-300+, LX-300+II, serta LX-310 melalui arsip resmi. Nama yang mirip tidak berarti spesifikasi, driver, atau bahan habis pakainya selalu sama.

LX-300: jejak dari dokumentasi era 1990-an

Panduan LX-300 resmi Epson memuat copyright 1995. Ini menunjukkan keberadaan dokumentasi model tersebut pada periode itu; tanggal copyright tidak digunakan sebagai tanggal peluncuran pertama.

Arsip seperti ini berguna untuk membaca cara printer digunakan pada masanya. LX-300 menjadi titik awal pembahasan keluarga LX, sementara generasi berikutnya perlu diperiksa melalui manualnya sendiri.

LX-300+ dan LX-300+II adalah model berbeda

Epson memiliki halaman dukungan khusus LX-300+, lengkap dengan manual dan video perawatan pita. Keberadaan halaman dukungan bukan bukti bahwa produk masih diproduksi.

Pada halaman LX-300+II Epson US, model ini dijelaskan sebagai dot matrix 9-pin dengan antarmuka serial, paralel, serta USB dan kemampuan formulir lima bagian. Halaman tersebut menandainya discontinued serta menampilkan LX-350 sebagai produk pengganti di pasar itu.

Informasi pengganti harus dibaca menurut wilayah. Urutan produk dan pilihan yang dipasarkan di Amerika Serikat tidak otomatis sama dengan Indonesia.

LX-310: keluarga LX dalam katalog Indonesia

Epson LX-310 dot matrix 9-pin, foto produk resmi Epson Indonesia
Foto Epson LX-310. Sumber: Epson Indonesia. Foto ini memperlihatkan LX-310, bukan LX-300.

Spesifikasi Epson Indonesia mencantumkan LX-310 sebagai printer impact dot matrix 9-pin. Antarmukanya mencakup USB, serial, dan paralel.

Epson menyebut kemampuan lima bagian, yaitu satu asli dan empat salinan. Angka tersebut merupakan kemampuan model dengan media yang sesuai; jumlah serta ketebalan formulir tetap mengikuti batas pada panduan perangkat.

Pada pemeriksaan 14 Oktober 2026, LX-310 masih tercantum pada situs produk Indonesia. Pernyataan ini mengacu pada status katalog resmi, bukan pemeriksaan kegiatan produksi pabrik atau stok setiap penjual.

Ringkasan model dan status sumber

ModelDasar dokumentasi
LX-300Manual resmi era 1990-an.
LX-300+Halaman dukungan dan manual tersendiri.
LX-300+IIHalaman Epson US menandai discontinued.
LX-310Masih tercantum pada situs produk Epson Indonesia.

Mengapa cetak rangkap masih relevan?

Dokumen bisnis kadang membutuhkan beberapa salinan fisik dalam satu proses. Pada printer impact, tumbukan melalui pita menjadi bagian pembentukan cetakan, sehingga formulir rangkap yang sesuai dapat diproses bersamaan.

Contoh kebutuhannya adalah transaksi yang membagi dokumen kepada beberapa pihak. Keberlanjutan penggunaan dot matrix lebih mudah dipahami dari kebutuhan itu daripada menganggap semua pekerjaan harus beralih ke teknologi yang sama.

Namun, kemampuan formulir bukan alasan untuk memilihnya bagi setiap pekerjaan. Kebutuhan foto, tata letak grafis, dan dokumen presentasi memiliki pertimbangan berbeda.

Video resmi: mengganti pita

Halaman dukungan Epson LX-300+ menampilkan video penggantian pita berikut. Judul video menyebut LX-300+II, LX-1170II, dan LQ-300+II. Ini contoh perawatan model tersebut, bukan petunjuk khusus LX-310; ikuti manual perangkat yang digunakan.

Sumber: Epson Europe, bagian Videos.

Yang perlu diperiksa pada unit lama

Catat model lengkap pada label perangkat, antarmuka yang tersedia, dukungan driver untuk sistem operasi, serta kode pita. Untuk formulir, periksa ukuran, jalur pemasukan, dan ketebalan total yang diizinkan.

Riwayat keluarga LX menjadi bagian dari panduan sejarah printer Gasinko. Untuk melihat jalur Epson lainnya, baca sejarah EP-101, Micro Piezo, dan EcoTank.

Penulis: Jun Supriyanto. Diperbarui 14 Oktober 2026. Berdasarkan arsip dan situs resmi Epson yang ditautkan. Baca Kebijakan Editorial.