Printer 3D membuat benda dari model digital dengan membangun bentuk secara bertahap. Hasilnya bukan halaman bergambar, melainkan objek yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Dua pendekatan yang sering ditemui adalah filamen FDM/FFF dan resin. Keduanya perlu dibedakan sebelum membicarakan detail, biaya, atau kegunaannya.
FDM/FFF: filamen menjadi jalur material
Dalam pengantar Prusa Research, filamen plastik dimasukkan ke nozzle yang dipanaskan. Material diletakkan mengikuti jalur, kemudian lapisan berikutnya dibangun di atasnya. Perangkat lunak slicer menyiapkan model menjadi lapisan dan instruksi pencetakan.
Ukuran nozzle, tinggi lapisan, orientasi, dan bentuk penyangga perlu disesuaikan dengan benda. Sebuah dudukan kabel, misalnya, dapat membutuhkan toleransi lubang yang berbeda dari miniatur pajangan. Nama bahan saja tidak menjelaskan seluruh kemampuan hasil cetak.
Resin: cahaya membentuk bagian yang mengeras
Printer resin memakai bahan cair yang bereaksi terhadap cahaya. Namun semua printer resin tidak memakai sumber cahaya yang sama: SLA berbasis laser menelusuri pola, DLP menggunakan proyeksi, sedangkan MSLA memakai pola yang dibentuk melalui layar atau masker. Perbedaan ini dijelaskan dalam panduan teknologi resin Formlabs.

Pekerjaan belum selesai saat mesin berhenti
Cetakan resin umumnya perlu dibersihkan dari sisa resin dan diproses sesuai petunjuk material, termasuk post-curing bila diperlukan. Formlabs menyediakan pengaturan pencucian dan curing per resin; satu pengaturan tidak boleh dianggap cocok untuk semuanya. Penyangga juga perlu dilepas dan hasil diperiksa. Ikuti manual serta lembar keselamatan bahan untuk penanganan resin dan cairan pencuci.
FDM juga dapat memerlukan pelepasan penyangga atau perapian. Karena itu, membandingkan durasi yang muncul pada layar printer belum mewakili waktu sampai benda siap digunakan.
Manfaat dan biaya yang perlu dihitung
Untuk prototipe, pikirkan apa yang hendak dipelajari: bentuk, kecocokan komponen, atau fungsi mekanis. Benda yang terlihat rapi belum tentu mempunyai kekuatan dan ketahanan yang dibutuhkan. Komponen untuk penggunaan khusus perlu material dan validasi yang sesuai.
Biaya per benda mencakup bahan utama, penyangga, percobaan yang gagal, listrik, penyelesaian, serta waktu operator. Contoh perhitungan sederhana: bahan Rp15.000 dan penyelesaian Rp10.000 sudah menjadi Rp25.000 sebelum memperhitungkan mesin dan kegagalan. Angka ini simulasi, bukan tarif pasar.
Gasinko membahas prinsip berdasarkan dokumentasi, tanpa menguji perangkat. Kembali ke panduan teknologi printer untuk membandingkan cetak benda dan cetak dokumen.
Video resmi: contoh permukaan hasil cetak
Demonstrasi oleh Formlabs, produsen printer resin. Hasil berlaku untuk contoh dan kondisi dalam video; bukan bukti semua resin selalu lebih baik daripada semua filamen.