HP LaserJet 4 hadir ketika komputer pribadi semakin menjadi alat kerja untuk menyusun dokumen. Di generasi ini, perubahan penting bukan sekadar seberapa cepat kertas keluar, melainkan bagaimana teks dan grafis diterjemahkan menjadi hasil cetak yang lebih rinci.
Model ini juga memperlihatkan dua bagian yang bekerja bersama di dalam printer: mesin pembentuk gambar dan sistem yang mengolah perintah dari komputer. Keduanya menentukan apa yang akhirnya muncul di atas kertas.
LaserJet 4 pada 1992: 600 dpi dan 8 halaman per menit
Dalam tulisan HP LaserJet – The Early History, Jim Hall, yang pernah memimpin pengembangan produk laser HP, mencatat LaserJet 4 pada musim gugur 1992. Ia menyebut mesin Canon dengan resolusi 600 dpi, toner Microfine, dukungan font TrueType, dan kecepatan 8 halaman per menit.
Catatan ini merupakan kesaksian pelaku pengembangan, diterbitkan kembali oleh proyek arsip sejarah HP. Arsip tersebut terpisah dari situs resmi HP sekarang. Baca sumber asli Jim Hall, terutama halaman 10 PDF.
Apa arti 600 dpi?
Dpi berarti dots per inch, atau jumlah titik per inci. Pada perbandingan teoritis, 300 × 300 dpi menyediakan 90.000 posisi titik dalam satu inci persegi, sedangkan 600 × 600 dpi menyediakan 360.000. Jumlah posisi meningkat empat kali karena kedua arah sama-sama bertambah dua kali.
90.000 posisi titik
360.000 posisi titik
Ruang untuk membentuk detail menjadi lebih rapat, tetapi kualitas hasil tidak ditentukan angka dpi saja. Data dokumen, pengolahan gambar, toner, media, dan kondisi mesin ikut memengaruhi hasil. Karena itu, empat kali posisi titik tidak berarti setiap dokumen terlihat empat kali lebih baik.
Dari perintah komputer menjadi halaman
Printer perlu menerima instruksi, memahami isi halaman, lalu menjalankan proses pembentukan gambar. Dokumen teknis resmi HP tentang Printer Job Language atau PJL menunjukkan bahwa keluarga LaserJet 4 mendukung pembacaan status printer. Komunikasi ini membantu perangkat lunak mengetahui keadaan perangkat, bukan hanya mengirim data satu arah.
PJL mengatur pekerjaan dan komunikasi status; bahasa halaman seperti PCL mengatur deskripsi isi yang akan dicetak. Keduanya memiliki peran berbeda. Rujukan: HP Printer Job Language Technical Reference Manual.
Jejak printer jaringan pada awal 1990-an
Publikasi HP Computer Update edisi November 1992 mencantumkan kartu JetDirect untuk LaserJet 4/4M dan beberapa perangkat lain. Ini menunjukkan bahwa akses jaringan sudah menjadi bagian dari pengembangan ekosistem printer pada masa tersebut.
Kartu jaringan merupakan pilihan perangkat tambahan yang perlu diperiksa pada unit tertentu. Penyebutan dukungan kartu tidak berarti semua LaserJet 4 memiliki konfigurasi jaringan yang sama sejak dibeli. Rujukan: publikasi asli Hewlett-Packard, bagian kartu JetDirect, disimpan oleh HP Computer Museum.
Jangan tertukar dengan LaserJet 4L dan 4Si
Angka 4 muncul pada beberapa model berbeda. Catatan Jim Hall menyebut 4L dengan 300 dpi dan 4 halaman per menit, sementara 4Si memiliki 600 dpi dan 17 halaman per menit. Spesifikasi tersebut tidak boleh dipindahkan ke LaserJet 4 biasa hanya karena namanya mirip.
Pelajaran ini tetap berlaku saat membaca katalog modern: periksa nama model lengkap, bukan hanya nama keluarga produk. Untuk unit lama, cocokkan identitas perangkat dengan halaman dukungan resmi HP LaserJet 4 sebelum memilih perangkat lunak.
Warisan yang masih relevan
LaserJet 4 membantu menjelaskan mengapa evolusi printer perlu dilihat dari beberapa sisi sekaligus: ketelitian pembentukan gambar, dukungan dokumen, dan komunikasi dengan komputer. Angka kecepatan hanyalah salah satunya.
Lanjutkan ke sejarah printer HP, proses kerja printer laser, atau perkembangan laser desktop Brother.
Pembaruan: 14 Oktober 2026. Artikel sejarah teknologi berdasarkan sumber primer; bukan pengujian langsung perangkat.